MEMILIH SOFTLENS YANG NYAMAN ala Wida..

Assalamualaikuuuummmmm.....


Kali ini lagi pengen banget bahas tentang softlens yang marak dipakai oleh orang-orang kita terlepas itu untuk kesehatan sebagai pengganti kacamata atau hanya untuk sekedar mempercantik penampilan dengan pilihan banyak warna pada berbagai merk softlens.

Saya sendiri mulai mengenal dan memakai softlens sejak setahun yang lalu, tadinya cuma pengen gaya-gayaan aja dengan membeli softlens warna favorit banyak orang yaitu cokelat. Saya gak tahu karena harga softlens yang saya beli saat itu murah *hanya 60 ribu sepasang* atau memang karena mata saya yang sensitif, saat itu ada rasa kurang nyaman pada pemakaian benda lunak yang ditempel di kornea mata itu. 


Tadinya saya mikir ah mungkin ini emang efek awal pemakaian, jadi mata belum terbiasa, tapi lama kelamaan sampai saya beli sepasang lagi yang baru dengan harga per pasang nya 100 ribu rupiah merk ternama yang model nya si mbak Agnes pun, mata saya tetap tidak merasa nyaman dalam memakainya. Padahal tata cara penyimpanan dan pencucian softlens tersebut sudah saya ikuti, tapi rasa nyaman itu ternyata tidak berkurang.

Karena usia softlens saya sudah harus ganti, kemaren pas libur saya minta suami saya untuk mengantarkan ke optik membeli softlens yang baru. Kali ini bukan lagi karena gaya-gayaan, tapi emang saya butuh karena memakai kacamata di beberapa kondisi menjadi kurang praktis menurut saya, makanya saya kepikir untuk memakai softlens lagi.

Di optik tersebut, kacamata yang saya pakai diperiksa untuk diketahui berapa ukuran miopi nya, yang kanan ukuran -1.00 dan yang kiri -1.25, dan dari situ, mbak penjaga optiknya memilihkan softlens yang menurutnya paling bagus yang dijual di sana, merek oxifive dari omega dengan produk bernama RUBY, saya memilih *masih* warna favorit yaitu coklat. 

Iseng-iseng saya bertanya memangnya apa yang menjadikan softlens itu bagus dan tidak bagus bagi pemakainya, ternyata menurut si mbak, softlens dengan kadar air tinggi lebih nyaman dipakai untuk pengguna mata sensitif tetapi memiliki kelembapan mata normal alias gak gampang kering, dan kandungan di Ruby ini tergolong tinggi yaitu 55%, beda dengan merk sebelumnya yang saya beli yang hanya mengandung kadar air 40%. Mmm.. jadi gitu ya? Selain itu ukuran diameter pada softlens juga berpengaruh, umumnya orang indonesia memiliki diameter kornea 14 mm, sehingga akan lebih bagus memilih softlens dengan diameter yang sama atau lebih-tinggi-SEDIKIT jika ingin merasa nyaman dalam memakai softlens ini. Perlu diketahui, bahwa semakin besar diameter softlens, akan mempengaruhi sirkulasi udara pada mata kita, dan saya jadi menyimpulkan sendiri kenapa saya merasa gak nyaman memakai 2 merk softlens sebelumnya, selain kadar air rendah, diameter sekitar 16 mm lah yang jadi penyebabnya.

Banyak yang lebih memilih softlens dengan diameter besar, karena umumnya memang mempengaruhi bentuk mata yang tampak lebih lebar dari aslinya, hanya saja perlu diketahui, diameter yang terlalu lebar dapat menghambat sirkulasi udara pada mata yang mengakibatkan mata kita terasa kering atau tidak nyaman, apalagi kebanyakan softlens dengan diameter besar juga memiliki kadar air rendah dan memiliki sedikit pori-pori, jadi saya harap para pengguna softlens seperti saya harus berhati-hati karena benda ini merupakan penentu awet tidaknya jendela dunia kita.

Kembali lagi ke softlens yang saya beli, dan tebak pemirsaaahhh, saat saya mencoba soflens saya itu, emang rasanya nyaman, bahkan rasanya kaya lagi gak pake softlens. Damn! saya telat dengan informasi ini.

Berikut ini tips dalam memilih softlens yang sesuai :

  1. Memiliki sirkulasi udara yang baik. Softlens yang baik adalah lensa kontak yang mampu memberikan oksigen ke mata kita, karena mata membutuhkan oksigen untuk mempertahankan efektivitas fungsinya, terutama kornea. Karena itu, pastikan kita memilih lensa kontak yang mampu memberikan oksigen ke mata, sehingga mata akan tetap sehat, lembab dan bercahaya.
  2. Memiliki Kelembaban yang baik. Berdasarkan Food and Drugs Administration (FDA), kadar air softlens terbagi menjadi dua, yaitu berkadar air tinggi (di atas 50%) dan berkadar air rendah (dibawah 50%). Lalu mana yang lebih baik, kadar air tinggi atau kadar air rendah? Jawabannya adalah tergantung pada kondisi mata masing-masing. Bila kualitas dan kuantitas air mata kamu cenderung normal, maka penggunaan kelembapan kadar air di atas 50% akan menjadi nyaman, karena softlens dengan kadar air tinggi dapat lebih mudah meneruskan oksigen ke dalam mata. Tetapi jika produksi air mata kamu cenderung kecil/sedikit, maka lebih baik memakai softlens berkadar air rendah atau di bawah 50%, hal ini dikarenakan kadar air rendah akan mengurangi penyerapan air mata ke dalam pori softlens sehingga dapat menjaga kelembapan mata.
  3. Berwarna alami. Softlens sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pemakainya, seperti warna kulit, dipakai pada siang atau malam hari, serta kesesuaian dengan warna baju yang akan dipakai sehingga dapat menunjang penampilan pemakainya. Warna alami tersebut seperti coklat tua, hitam, abu tua, hazel dsb.
  4. Berukuran sesuai dengan mata asli. Softlens juga memiliki berbagai macam bentuk dan desain, mengikuti tren fashion masa kini. Sebaiknya, pilihlah lensa kontak dengan bentuk yang paling tepat dengan mata, yakni besarnya kornea atau bola mata, karena seperti yang saya sampaikan di atas tadi, semakin besar ukuran softlens akan mempengaruhi sirkulasi udara di dalam mata kita. 
  5. Perhatikan waktu pakai. Perhatikan tanggal kadaluarsa lensa kontak yang ada pada kemasan, perhatikan  aturan pakainya, termasuk durasi/periode lamanya aman untuk dipakai. Jangka waktu aman untuk pemakaian softlens dalam sehari umumnya adalah selama 8 jam, jika akan dipakai lebih lama dari waktu tersebut, sebaiknya lepas dulu softlens selama satu jam untuk memberi kesempatan mata bernafas terutama jika softlens tersebut memiliki pori kecil dan berkadar air rendah.
  6. Jaga kebersihan tangan saat akan mengaplikasikan ke mata, serta merawat kontak lensa ketika dilepas dari mata, dengan merendam pada cairan khusus, agar selalu steril dan terhindar dari kuman bakteri. Perhatikan juga pembuatan bahan soft lens yang telah dipilih. Lensa mata yang aman biasanya terbuat dari bahan alami seperti konten hidrogel yang aman untuk digunakan. Ikuti dengan benar petunjuk dalam merawat soflens agar terhindar dari iritasi akibat softlens tidak higienis atau kesalahan dalam perawatan pasca pemakaian.

Tips ini bukan paten menjadi syarat mutlak untuk pemilihan softlens, kembali lagi kepada konsumen jika softlens yang anda beli teryata menimbulkan ketidaknyamanan atau reaksi iritasi, lebih baik hentikan pemakaian dan hubungi dokter atau ahli mata untuk berkonsultasi.


43 komentar:

  1. mba beli softlens oxifive di optik mana y?soalny sy cari agak ssh..thx infony

    BalasHapus
  2. Untuk mendapatkan softlens yang bekualitas, murah, dan keren langsung aja ke lensza.co.id . Ak udah coba beli dan coba lho :D

    BalasHapus
  3. Ok gan. Keren tuh infonya.Ditunggu Update selanjutnya yaa. Saya juga menemukan online shop baru yang dapat dipercaya menjual SoftLens x2 dengan harga terjangkau dan gratis ongkos kirim.
    Buruan..

    BalasHapus
  4. Saya pake diameter 14 dan tdk terbalik tp softlens seperti berlari2 setiap kali saya berkedip. Tdk nyaman dg kadar air yg tinggi 55%. Mengecewakan. Lbh baik pake 14.5 utk standar ny

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawaban saya : standart rata-rata ukuran kornea mata adalah 14mm, tapi itu kan rata-rata, mungkin anda termasuk jenis khusus yang punya ukuran lebih dari 14 mm, jadi ya saran saya dipilih yang senyamannya aja. :)

      Hapus
    2. Biasanya lari' karna lens nya trbalik makanya dia ga pas di mata, coba di balik aja ,pst nyaman kok

      Hapus
  5. Untuk mendapatkan softlens yang bagus memang perlu, tapi selain itu kita juga harus memperhatikan spesifikasinya, apakah cocok atau tidak dengan mata kita. Terima kasih informasinya sangat bermanfaat :-)

    BalasHapus
  6. @ ALL : softlens memang barang yang sensitif karena terletak di area sensitif kita. Dan memang tingkat kenyamanan seseorang berbeda terhadap jenis softlens

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadar air softlens yg bagus itu yg gimana ya?

      Hapus
  7. soal kadar air itu tergantung dari mata tiap orang. jika matanya cenderung kering, bisa pakai yang kadar air rendah dan sebaliknya. karena kadar air yang tinggi itu akan menyerap air jika softlens di pakai terlalu lama pada mata yang kering. kalau diameter itu juga tergantung ukuran mata masing2. tiap orang berbeda dan standarnya adalah 14. itu menurut dokter mata yang saya kunjungi kemarin. thanks :)

    BalasHapus
  8. artikelnya bagus banget mba, saya juga ada tentang tips mengenai softlens. bagi para ibu hamil yang mau tampil gaya silahkan baca tipsnya tips mengenakan softlens bagi ibu hamil

    BalasHapus
  9. kalau untuk disposable itu kan masa pakainya bulanan berarti boleh dipakai lebih dari 8 jam dan selama tidur?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk tingkat keamanan pemakaian lebih dari 8 jam disini maksudnya adalah, setelah pemakaian 8 jam lebih baik dilepas dulu supaya lensa dicuci dan selama pencucian lensa mata kita bisa beristirahat sejenaj, itu kalau lensa biasa. Kalo yang disposable biasanya ada keterangannya baik dai optik atau keterangan dalam kemasannya..

      Sedangkan lensa dipakai tidur, hmmm.. ada temen saya yang punya pengalaman memakai lensa pada saat tidur, dan saat bangun matanya gak bisa kebuka gara2 tuh lensa ternyata keriing di matanya.. hiii serem yaa..

      Hapus
  10. Kalo aq baru aja beli softlens ukuran 14mm, pas di pake enak nyaman bnget, TAPI penglihtanku rada kurang jelas, aku kan minus 0.5 kanan kiri. Aku uda beli yg minus, tapi kenapa malah penglihatanku buram ya?? Apa karna diameternya 14mm ya?? Sebelumnya sii aku sering pake yg diameter 14.5 sama 20mm. Mohon bantuan solusinya ya kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo penglihatan buram ada 2 kemungkinan sih, bisa jadi lensa kualitas abal abal, atau memang mata kita yang sensitif terhadap beberapa jenis lensa tertentu.

      Pengalaman saya kalo mata minus, lensa selalu dikurangi lagi ukuran minusnya. Misal saya minus 1.25 di kaca mata, maka ukuran lensa saya sama mbak nyadi optik dipilihkan yang minus 1. Hal ini menurut si embak nya, karena jarak 0.25 itu dikurangi jarak lensa kaca mata, kalo pake lensa kan nempel di mata gak butuh jarak.

      Hapus
  11. Kalau yg saya tau, semakin tinggi kadar airnya justru membuat mata semakin cepat kering. Karena kadar air soflens bukan berarti air yang terkandung di soflens, tapi kemampuan soflens menyerap air dari mata kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengertian kadar air tinggi setahu saya sih, jumlah kadar air yang dapat disimpan pada hidrogelnya, dan hal ini ditandai oleh banyaknya jumlah pori yang ada di permukaan softlens. Tapi makasih banyak ya koreksinya, semoga bisa membantu yang lain.. ^_^

      Hapus
    2. https://www.optikmelawai.com/lensa-kontak-perawatan/kupas-fakta-seputar-kadar-air-dan-pengaruhnya-dalam-lensa-kontak.html

      iya sya juga dpet info malahan klo kadar airnya tinggi malah semakin cepet buat mata kering, krn yg d maksud 55% kadar air itu bukan kadar air softlensenya 55%, tp dy menyerap 55% kelembaban air mata kita

      Hapus
  12. waaah, terimakasi sangat bermanfaat yaa artikelnyaa.
    salam dari www.skincaremelilea.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah mampir. Kapan2 saya numpang mampir juga yak..

      Hapus
  13. Saya terbiasa menggunakan softlens dgn kadar air tinggi. tapi skrg keadaan mata saya berubah menjadi lbh kering shg ingin mencari softlens dgn kadar air rendah tp tidak tahu merk nya yg apa. untuk kadar air di bawah 50. tlg infonya. tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya kalo softlens kadar air rendah X2 juga ada kok biasanya sekitar 45 an, sekali lagi better membeli soflens di toko optik yang insyaAllah penjaga-penjaganya lebih expert untuk memberi masukan..

      Hapus
    2. Mbk mau tanya donk?!!!
      Aq juga k pengguna soflen ya gini mbk setiap kali aq pakek soflen ya musti lama2 mataQ terasa gak nyaman bnget n pas soflen.na aq buka musti merah mataQ n merah.na melingkar bentuk soflen g2.
      Padahal soflen yg aq pakel itu baru lho mbk... Itu kenapa yaa

      Hapus
  14. Langsung invite aja yah untuk tips yang baik dengan pelayanan yang puas pin:543860fd harga lebih terjangkau

    BalasHapus
  15. Keren. Tp sesat bgt. Sorry tolong di luruskan karna efeknya berbahaya. Dan sya tdk mengira ada optic sebodoh itu..
    Softlens adalah benda asing yg masuk dan di tempel di mata. Berbentuk pipih. Dan terbuat dari silicon hidrogel(bahan hydrophilic) yg notabennya MENGANDUNG air. Tidak menghasilkan air. Bahan tersebut di komposisikan menjadi 3 kadar air rendah (38-42%) sedang (45-50%) dan tinggi (55%-70%) bahan tersebut bila mana di pasang/ di pakai akan mengering. Dan otomatis bahan tersebut(softlens) akan mencari sumber air untuk mempertahankan komposisinya. Dari mn airnya? Pastilah dari mata anda. Dan apakah softlens kadar air tinggi lebih nyaman? Oh tidak jelas tidak dan jelas sesat sekali bila mana ada yg mengatakan kadar air tinggi lebih nyaman. Karena kadar air tinggi akan meminta air lebih banyak kepada mata anda. Dan softlens menempel pada lapisan air pada mata anda. Bila mana mata anda airnya sedikit bayangkan klo pakai softlens ber kadar air tinggi? Air mata anda akan di serap habis dan akan menempel tepat di kornea anda. Sedangkan kornea anda adalah benda paling sensitif dan lunak yg paling mudah untuk tergores. Bayangkan bila tergores? Anda bisa seketika buta. Nah kesimpulannya silahkan anda edit artikel anda agar pembaca tidak sesat dalam menyimpulkan kadar air.. Untuk mata kering ambil kadar air 38%-42% normal 45-50% klo mata anda basah silahkan 55-70% . Kenyamannya lebih kepada bahan dari pd softlens. Karena bahan hydrophilic,silicon hydrogel bermacam". Silahkan sesuaikan dengan mata masing".
    Yg jelas koreksi. Bila mana mah ada yg mengatakan softlens berkadar air tinggi itu lebih baik dan nyaman dari yg berkadar air rendah. Silahkan untuk di hajar terutama matanya. Karna mata anda taruhannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak masukannya ya.. membantu banget ^_^

      Hapus
    2. Saya setuju banget, dengan pendapat anon diatas, karena saya jg pengguna softlens selama beberapa tahun terakhir. Kebetulan, kondisi mata saya sensitif dan kering. awalnya saya tidak paham dengan kadar air tinggi atau rendah. Pertama kali saya membeli softlens dengan kadar air 42%, dan itu nyaman banget pas dipake, kaya ga pake softlens. Karena masa pakainya udah berakhir, saya mesti beli baru, jadi saya putusin beli softlens dengan merk lain dengan kadar air sekitar 55% atau lebih (saya juga lupa pastinya), yg jelas lebih tinggi daripada kadar air softlens yang pertama kali saya beli. Tapi setelah saya pakai, mata saya perih dan cepat sekali kering. Bahkan, softlens itu pernah copot dari mata saya saat saya mengendarai motor (mungkin saking keringnya). Sejak saat itu saya sadar kalau kadar air softlens sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pemakaian. Jadi sekarang saya lebih nyaman menggunakan softlens dengan kadar air rendah. Maaf ya jadi cerita. Cuma pengen berbagi pengalaman. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  16. Balasan
    1. Jangan bingung mbak, sesuaikan saja dengan kondisi matanya mbak..

      Hapus
  17. Aduh sya jadi ragu mau pake soflens takut efek",a

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tidak urgent, kaca mata tetap pilihan terbaik say..

      Hapus
  18. Wahh bgus bgt artikelnya mbk. Saya penyuka pakai softlens krn mnrutku lbh prakts.
    Bbrpa taun yg lalu aku jg bli softlens yg merek RUBY sm kyk mbak n nyaman skli dmataku, krn keadaan msh kuliah bnyk kprluan n masanya uda hbs aku gnti dg mrek x2 yg warna hitam pmakaian awal cocok lalu sktr pmkaian dpt 5bln sudah tdk nyaman lagi aku hentikan trus beli lagi dg mrek n ukuran yg sama dioptik yg sama pula kadaluarsanya jg msh lama tp pmakaian awal bkin perih mata merah n berair trus aku hntikan krn g tahan skitnya. Trus aku kmbli beli ke optikku yg dlu dsranin pkek softlens yg tmennya ruby mereknya c2comforttuty awal pmakaian beli smpek skrg sama dg yg x2 pdhl br bli dpt 1mggu doank. Ini sbnrnya knpa y mbak?
    Bisa bntu solusi g mbak? Mkasihh sblmnya

    BalasHapus
  19. Wah ini emang lagi marak gan. Terimasih yaa informasi nya. Ane jadi tau banyak sebelum memilih buat mbak ane

    BalasHapus
  20. Mba icca cembem, aku juga pake merk x2 agak kurang nyaman mungkin krn diameternya yg agak kegedeaan sama bola mataku dn kadar airnya yg rendahnya terus aku ganti merk pake merk loox diaku sih cocok diameternya 15.5 mm dan kadar air 55

    BalasHapus
  21. Hai..

    Spexsymbol.com - Toko Online yang menjual berbagai macam koleksi softlens warna & minus terlengkap.
    Silahkan kunjungi Spexsymbol.com, dapatkan Free Ongkir & Free Lenscase.

    BalasHapus
  22. Mau minta info dong merk softlens yg ukurannya 14mm apa aja ya? Makasiiih

    BalasHapus
  23. Hi widakariyantistory...

    Tipsnya sangat bagus untuk memilih software yang nyaman, terima kasih sharing informasinya.

    Admin
    Distributor crystal x

    BalasHapus
  24. Terima kasih infonya... nanti saya coba ya kak... soalnya masih awalan pame softlens. Dan agak trauma soalnya sempet bikin mata panas berair gt.

    BalasHapus
  25. Kak.. Mau nanya!!! Saya kok Baru beli soflens kan, baru kepakai 2 hari habis itu satu hari tidak saya pakai.. Besok nya pas tak Pakai kok perih banget ya untuk beransur-ansur ,padahal Cairan Setiap hari saya Ganti dan soflen tidak memiliki kecacatan.. Mohon bantuan.nya kak :) terima kasih

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>