Fillet Mujaer Kuah Gule Siram

Siapa yang gak kenal ikan Mujaer? Ikan berdaging gurih dengan nama latin Oreochromis mossambicus yang banyak banget disukai di Indonesia ini adalah ikan dengan pertumbuhan populasi yang tergolong cepat. Karena pertumbuhannya cepat, gampang dibudidayakan juga, makanya si ikan Mujaer yang diam-diam jadi favorit di Amerika Serikat selain Salmon ini harganya relatif stabil di pasaran. Masalah biologis si ikan ini gak akan saya bahas ya, udah ada yang lebih tahu soalnya, so... sepanjang kalimat saya di atas cuma sekedar iseng-iseng buat pembukaan aja. Hahahaha, gak penting sumpah.Onion Head emoticon

Nah karena sejak hamil saya jarang banget makan ikan, padahal sebenernya kandungan protein ikan itu bagus untuk si dedek juga, maka kemaren saya tiba-tiba minta dibelikan ikan Mujaer oleh suami saya, yupp dia lah suami siaga yang rela berangkat ke pasar demi menjaga saya dan si dedek biar gak kecapekan, hwehehehe. Saya pesen ikan mujaer sekilo dan request khusus yang ukurannya besar, kalo bisa segede gurame *ngasal bener*. Dan setelah si 3 ekor mujaer itu dibawa dari pasar, mulailah saya bingung, nih mujaer mau dimasak apa coba?

Awalnya saya kepikiran masak gulai ikan, tapi rasa-rasanya kok saya gak terlalu doyan, mengingat saya pernah merasakan gulai ikan restoran padang yang rasanya gak terlalu friendly sama lidah saya, jadi saya cari alternatif lain. Dibakar udah biasa, di goreng bumbu juga biasa banget, di sup ikan takut gak doyan si suami. Kalo di fillet?? Hmmm... tambah biasa juga sih Onion Head emoticon, cuma saya penasaran aja belum pernah nyoba mem-fillet ikan. Jadinya saya putuskan untuk memfillet ikan mujaer ini lalu nantinya akan saya kasih kuah gule, karena apa? karena saya bener-bener suka banget sama kuah gule, hehehe. 

Gak tau ya, kayaknya saya punya obsesi tersendiri dengan kuah gule. Hampir semua bahan makanan saya pengen memadumadankan dengan kuah gurih satu itu. Apapun itu, saya harap resep kali ini rasanya beda dari gulai ikan punya warung padang.


CARA MEMFILLET IKAN

Bahannya :
3 ekor ikan mujaer ukuran besar
jeruk nipis atau daun jeruk purut (tergantung isi dapur)

Alat :
Pisau ramping panjang yang tajam

cara memfillet nya sih bisa digugling atau nyari di youtube ya, secara global, kalo beli di pasar biasanya kita bisa request penjual ikannya untuk dibersihkan sisiknya, dibuang insang dan jerohannya, lalu dipotongin sirip-siripnya yang bisa melukai kita. Nyampe rumah si ikan tinggal dicuci bersih dan mulai di fillet.

Pegang bagian kepalanya, pas di bawah kepala di iris sampe ketemu titik keras alias duri di bawah kepala ikannya.

Dari kepala itu, iris memanjang mulai dari punggung ikan sampai ke ekor. Kalau tidak menginkan kulit ikan, maka sebelum irisan memanjang itu sampai ke ekor, sekalian kita fillet daging ikan dari kulitnya. 



Setelah daging terpisah dari duri dan kulitnya, maka saatnya membuang duri yang di tengah. Bagian ini paling ribet menurut saya. Jadi kita mencari bagian tengah duri ikan, lalu dibelah lagi untuk memisahkan daging dari bagian tengah duri, setelah itu daging dibalik untuk melepaskan sisa daging yang masih menempel pada duri yang menyamping. Ribet kan? Gak ngerti kan? Ya wes lah liat video tutorial di Youtube aja ya teman-temaann..



Setelah daging fillet benar-benar bersih dari duri-durinya, saatnya memberikan jeruk nipis agar bau amis ikan bisa diminimalisir. Berhubung saat itu saya lupa gak minta dibeliin jeruk nipis sekalian, jadinya saya cuma pake daun jeruk purut yang diremas-remas lalu disobek-sobek dan dicampurkan dalam filletan ikan. Biarkan beberapa saat sampai bau amis ikan sedikit berkurang. Atau kalau saya, saya akan memasukkan ke kulkas dulu baru besok saya akan mengolahnya lagi.

Sedangkan untuk sisa kepala dan tulangnya, sebagai orang Indonesia yang tidak rela ada makanan sisa, maka saya bumbui itu kepala dan tulang ikan yang masih ada dagingnya dikit-dikit. Bumbu sederhana aja, 3 siung bawang putih digeprek, garam dan penyedap secukupnya, ketumbar bubuk, dan semua nya diberi air sedikit untuk merendam si kepala dan tulang ikan lalu selanjutnya saya goreng.

Hasilnya sih belum sempat saya foto, habisnya ternyata pak suami malah jadi kaya kucing yang doyan banget makan tuh gorengan kepala ikan dan tulangnya, dan berkali-kali nambah nasi saking lahapnya. Hahahaha.


Fillet Mujaer Kuah Gule Siram

Bahan :
  • Ikan mujaer yang sudah difillet dan dilumuri dengan air jeruk nipis
  • 1 bks Tepung bumbu krispi (saya pake yang tepung bumbu 'SASA' rasa original)
  • Air secukupnya

Bumbu :
  • Karena bumbu di dapur saya terbatas, maka saya pakai 1 bks bumbu gule jadi punya 'mahmudah'
  • 1 bks santan Kara
  • 1 batang serai dimemarkan
  • 1 ruas lengkuas
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 sdt bubuk kayu manis (jika ada)
  • Segenggam cabai rawit
  • Bawang putih dan bawang merah goreng
  • Air putih
  • gula dan garam secukupnya

Cara memasak :
  • Simpel saja, saya mencampurkan air secukupnya dengan tepung krispi berbumbu nya. Lalu saya celup fillet ikan mujaernya kemudian goreng sampai kecoklatan.
  • Sementara saya menggoreng ikannya, saya juga menyiapkan wajan untuk menumis bumbu gule instan nya. Saya masukkan juga dalam penggorengan serai, lengkuas, dan daun jeruk, saya tumis hingga harum.
  • Bumbu tumisnya saya masukkan ke dalam panci berisi kurang lebih 400ml air putih. Saya tambah dengan bubuk kayu manis, bawang merah dan bawang putih gorengnya.
  • Setelah mendidih, masukkan santan kental dan kecilkan kompornya. Aduk perlahan
  • Masukkan gula dan garam, biarkan hingga mendidih baru masukkan cabai rawitnya.
  • Taruh fillet ikan di atas piring, lalu siram dengan kuah gule.

Saya harap tampilannya lebih baik daripada tampilan masakan saya yang kemaren-kemaren, hwehehehe. Kalau soal rasa, jangan ditanya deh, asal suami saya lahap makannya, saya rasa masakan saya adalah masakan layak makan. hihihihihi.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>