SALMON BAKAR SAOS LADA HITAM

 
http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php/7307-Manfaat-Mengonsumsi-Daging-Ikan-Salmon
Bumil ini lagi pengen makan salmon niihhh.. Ini gara-gara temen kantor saya bawa dagangannya yang kebanyakan ikan-ikanan, dan salah satunya ada ikan salmon yang hmm.. dari warnanya yang pink menggoda sungguh membuat saya ingin menikmatinya, apalagi saya belum pernah makan salmon sebelumnya ya.


Salmon yang dijual temen saya ukurannya lumayan gede, dengan berat total 7709 gr dan per gr nya dihargai Rp. 170,- siapa coba yang gak ngiler? Salmon ini asli masih segar loh, karena baru nyampe Indonesia ikannya dibelah dan dikemas pake plastik kedap udara. Karena ukurannya yang cukup besar, saya pikir saya gak mungkin membelinya semua, dan Alhamdulillah ada temen yang mau diajak join buat ngebeli tuh salmon dan bakalan dibagi 2 nanti saat pulang ke rumah.

Tadinya sempet gugling dan bingung sih mau diapain tuh Salmon, setelah mantap dengan satu resep, akhirnya saya bawa pulang itu salmon untuk siap dimasak di rumah. Apa itu resepnya?? Salmon Bakar Saos Lada Hitam. Sayangnya saos lada hitamnya saya pake yang bumbu instan, karena apa? karena saya gak sanggup membuatnyaaaaaaa.. capeeekkk boo'.. (ini asli loh, saya juga gak nyangka masuk dapur itu bener-bener pekerjaan berat untuk bumil seperti saya ). Kalau mau yang alami, bisa liat resepnya di resep bistik lidah ya, tinggal nambahin lada hitamnya aja kok.


Untuk Salmon sebelum saya bumbui lada hitam, terlebih dahulu saya panggang atau istilah kerennya saya grill dengan bumbu sederhana seperti :

  • Bubuk bawang putih secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Lada putih secukupnya.
  • Olive oil untuk memanggang. 


Kenapa saya memilih bubuk bawang putih daripada menggeprek bawang putihnya sendiri? Karena dari beberapa hasil gugling, banyak yang menyarankan saat marinasi salmon lebih baik menggunakan bumbu kering, karena bumbu basah (termasuk bawang putih biasa) akan menyebabkan keasaman ikan keluar dan menghilangkan cita rasanya, anda bingung? saya juga. HAHAHA... tapi cuek mah saya, yang penting di market ada yang jual tuh bubuk bawang putih, saya mah oke aja.
Beri Olive oil di permukaan panggangan sebelum Salmon dipanggang

Ada beberapa tips lagi untuk Salmon seperti di bawah ini :
  • Tidak mencuci salmon dengan air sebelum memasaknya, salmon yang dijual di Indonesia dengan kualitas bagus biasanya memang tidak pernah dicuci, jika ingin membersihkannya, cukup dengan menyerap permukaan salmon dengan tisyu makanan. Kenapa gak boleh dicuci? Karena diyakini pencucian terhadap daging apapun termasuk salmon menyebabkan rasa juicy dari daging tersebut hilang.
  • Salmon memiliki rasa yang sudah gurih, jadi saran saya saat memberi garam jangan terlalu banyak, benar-benar pake filing 'secukupnya'.
  • Daging Salmon memang lebih nikmat jika di grill setengah matang, kematangan salmon yang keterlaluan menyebabkan dia jadi masuk dalam kategori over-cook. Cuma berhubung salmon ini nanti ikut dinikmati bapak saya -yang-mana-dia-tidak-suka-daging-tidak-matang- makanya saya iris tipis itu salmon lalu saya bumbui biar 'matang', untung chef Juna gak ikut merasakan salmon buatan saya, bisa kena cacian kali saya karena bener-bener over-cook.
  • Kalau saya, lebih suka membuang kulit salmon daripada melibatkannya dalam masakan saya, karena apa? Kulitnya tergolong tebel dan sedikit alot, lagipula kandungannya juga lemak yang tidak diperlukan untuk tubuh, so, saya buang deh itu kulit kalau memasak salmon.

Untuk sayuran pelengkapnya, saya setiap menggunakan BROKOLI, WORTEL, dan TOMAT CHERRY. Untuk Brokoli dan Wortel nya saya gongseng dulu pake mentega, sedikit garam, dan lada. Tapi gongeseng nya terpisah ya, jangan dicampur, biar rasanya brokoli dan wortel juga gak campur aduk. Lama gongseng nya juga sesuai filing aja lah, kalau perlu sok atuh incip-incip itu sayuran apakah udah layak makan atau belum, trus 'kriuk' nya masih ada atau enggak. Sebentar, sebenernya bahasa 'gongseng' yang lebih manusiawi itu apa toh ya? saya kok bingung. 

Meskipun saya memakai bumbu instan, tapi bawang-bawangan juga tidak mungkin saya tinggalkan di setiap masakan saya. Bawang putih digeprek, bawang bombay dan juga bawang prei yang diiris-iris.
Panaskan wajan dengan dua sendok makan olive oil, masukkan bawang putih dan bawang bombay dan masak hingga layu, lalu masukkan setengah gelas air putih, lalu menyusul bumbu lada hitam instan. Aduk hingga rata.

Masukkan bawang prei dalam wajan. Lalu siapkan 1/2 sendok makan tepung maizena/kanji di gelas yang dilarutkan dalam 2 sendok air. Jika bumbu lada hitam di wajan sudah mendidih, masukkan sesendok dulu larutan tepung maizena untuk mengentalkan, jika belum kental tambahkan sesendok lagi. Biarkan hingga mendidih lalu matikan kompornya.

Siapkan dalam piring saji salmon bakarnya, lalu tuangkan bumbu lada hitamnya, taruh sayuran seperti brokoli, wortel dan tomat cherry di sisi salmon, dan hidangkan saat panas.

jangan liat penampilannya, rasakan saja salmonnya, hehehe.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>