Pemeriksaan Kedua Kami... (8W)

16 Mei 2013 (00.00 - 02.30 WIB)

Alhamdulillaahhhh... setelah senen tanggal 13 Mei kemaren sempet ditolak pendaftarannya gara-gara dokternya membatasi pasien sampai nomor urut 25 aja (ada operasi soalnya), akhirnya rabu kemaren tgl 15 Mei suami saya berhasil mendaftar dengan nomor urut lagi-lagi nomor 32. ckckckck.... alamat tengah malam lagi ini. Nyampe di sana jam 12 malam tet, dan baru dipanggil jam 2 pagi nya.

Tapi penantian itu tidak sia-sia saat melihat sang dedek tumbuh dengan sehat, berkembang sesuai usianya meskipun ketuaan seminggu, hehehe. Menurut perhitungan manual, si dedek usianya 7 minggu, tapi di USG si dedek usianya 8 minggu. Whatever it is, yang penting dedek sehat ya nak.



Sebenernya saya punya banyak pertanyaan pas mau periksa kemaren, tapi karena kelamaan nunggu dokter sampai antri-antri begitu, al hasil pertanyaan yang sudah saya siapkan pada ngabas semua gak tahu kemana, udah mana sejak hamil saya gampang lupa lagi, cocok wes.....


Saat timbang badan, berat saya yang pada pemeriksaan pertama kemaren 50 kg, pemeriksaan kali ini alhamdulillah naek. Naek berapa? Cuma naek 1 kg Onion Head emoticon... padahal terget saya naek 3 kilo alias kembali ke bobot saya sebelum hamil.

Kata dokter, saya memang harusnya ngemil, tapi emang saya gak bisa ngemil jajanan ringan teman-temaaaan, trus mau gimana lagi? Saya kalau lapar mau nya langsung makanan berat, dan itupun tetap tidak membuat saya bisa menaikkan badan seperti target yang saya inginkan. Ya sudah, pokoknya, buat si dedek, mama akan berusaha sebisa mungkin makan yang banyak biar gak kurus ya dek ya...

Masalah kehamilan saya masih sama, mulut masih terasa pahit, dan entah mengapa air putih seperti menjadi musuh terbesar saya selama trimester pertama ini. Kalau dulu saya tidak suka air minum selain air berwarna bening itu, sejak hamil malah air putih seakan minuman yang sebisa mungkin saya hindari. Padahal saya tahu saya mestinya harus banyak minum air putih Onion Head emoticon. Tapi mulut pahit ini kalau sudah mengecap rasa air putih hasilnya malah makin eneg mual dan ujung-ujungnya howak howek.

Belum lagi, asam lambung saya pasti langsung naek kalau sudah mulai mual begitu, saya tanya dokter apakah boleh minta diresepkan obat maag, katanya gak perlu, karena bisa jadi asam lambung itu pemicunya karena saya kurang makan, jadi solusinya bukan obat tapi makanlah yang banyak. Hadeehhhh.....

Dan satu lagi, suami saya harus 'puasa' dulu sementara saya masih hamil muda, hehehe. Ditakutkan kalau masih hamil muda lalu terjadi penetrasi  Mr. P dan 'keluaran'nya akan berakibat kontraksi yang dapat membahayakan posisi janin yang masih belum kuat sebelum minggu ke 14. So, to my beloved husband, yang sabar ya paaaa.... hihihihihi.

Doakan saya dan baby sehat terus yaaa...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>