My All...







Tanggal 20 April 2011 tahun lalu adalah satu hari bersejarah dalam pernikahan saya yang terukir indah sekaligus perih dalam hidup. Saya yang sejak kecil didiagnosa dokter mengalami kelainan di organ reproduksi saya mendadak tahun lalu itu mendapat kejutan yang luar biasa berharga. Kenapa berharga? karena saya mengira saya tidak akan pernah mendapatkannya, saya mungkin pernah berpikiran negatif pada Allah dan mengira bahwa Dia memang menciptakan saya untuk tidak pernah merasakan sesuatu di rahim saya, saya bahkan mempersiapkan diri saya sendiri jauh sebelum saya menikah, dan hasil yang saya dapat dalam persiapan itu adalah :NOTHING.. saya memang belum siap menerima kenyataan itu, saya tetap seorang wanita dan istri yang menginginkannya.


Sampai tiba tanggal 18 April 2011, di kantor saya merasakan perasaan tidak nyaman, sedih, kecewa, karena merindukan sesuatu yang bahkan belum pernah ada di kehidupan saya. Konyol memang, tapi itu benar-benar membuat saya seperti orang gila, menangis seharian tanpa sebab yang jelas setelah saya mendengar lagu dari Mariah Carey : My All. 

Satu persatu kalimat dari lagu itu semakin membuat saya banjir air mata, teman-teman saya sampai heran tapi tidak berani bertanya. Itupun terus berlanjut sampai di rumah, seharian saya menangis karena perasaan yang campur aduk yang tidak juga saya mengerti. Akhirnya besoknya saya harus absen dari kantor karena mendadak tidak enak badan lagipula air mata ini juga belum kering, masih terus mengalir dengan alasan yang sama, yaitu alasan TIDAK JELAS.

Saya berusaha mati-matian menahan air mata ini sampai saya pun menelpon Indah sahabat saya untuk menemani di rumah, kehadirannya membuat saya sedikit lupa dengan air mata ge-je saya. Dan esoknya pun yaitu tanggal 20 April 2011 saya memutuskan untuk masuk kerja lagi, badan sudah enakan soalnya, tapi belum juga saya mandi, saat memasak di dapur tiba-tiba perut bagian bawah (rahim) saya terasa nyeri, nyerinya sampai ke tulang punggung, berdiri tidak bisa duduk, dan dudukpun tidak mampu terlentang untuk tidur.

Rasa sakit saya yang tidak biasa membuat suami panik luar biasa, dan ujung-ujungnya saya dibawa ke UGD, pemeriksaan lab, urin, dan USG sudah saya jalani. Hasil semua itu membuat saya dan suami tidak percaya. Saya HAMIL 3 MINGGU. Tapi ada satu hal lagi yang membuat kami mengatupkan bibir, bayi kecil kami terancam karena suspect kista di rahim. Saya pun terus pendarahan selama terbaring seminggu di rumah sakit, tapi kali ini tidak sakit seperti di awal.

Meskipun dokter menyuruh saya optimis, tapi saya tahu pendarahan saat hamil bukan hal yang bagus, sehingga saya dan suami pasrah kalau memang harus kehilangan cinta kami ini. Di situ saya ingin menangis kecewa, tapi hadiah ini terlalu indah untuk ditangisi, Allah menghibur saya dan memberitahu saya bahwa dokter saat saya kecil itu diagnosanya tidak semuanya benar. Saya bisa hamil, dan itu sudah cukup. Saya mungkin mengharapkan lebih, tapi saya juga tidak ingin kurang ajar pada pencipta saya karena menginginkan sesuatu yang sudah ada ketetapannya. Saya hanya berharap hati ini di ikhlaskan lalu suatu saat bila saatnya tiba Allah berkenan memberi seorang anak lucu di waktu yang lebih indah.

Untuk mengingat peristiwa ini, saya pernah menuliskan puisi untuk anak yang pernah ada di hidup saya meskipun saya baru menyadari kehadirannya sehari sebelum dia pergi.

Aku memutar bait-bait lagu ini berulang sengaja untuk menghanyutkan perasaanku dalam mengenangmu, mengenang cinta sejatiku yang belum pernah ada, belum pernah hadir, bahkan belum pernah terbayangkan..

aku menulis ini dengan hati seperih luka tergarami, mengingatmu adalah sesuatu yang membuatku tiba-tiba tersenyum, tiba-tiba tertawa dan bahagia tanpa orang pernah tau apa alasan dibalik itu semua.. tapi mengingatmu pula membuat batinku menangis, karena secepat itu aku tidak boleh menyentuhmu..

Apakah kamu tahu, rasa cintaku memaksaku untuk merindukanmu agar segera hadir dalam mengisi hari-hariku, dan kau pun hadir di tempat yang tak pernah kuduga, di tempat yang membuat hatiku was-was akan kehilanganmu..

Pernah merasakan kehadiranmu dalam waktu tiga hari cukup mengobati semua rindu yang tak mau kutanggung ini, seandainya waktu dapat diputar, tidak akan aku melakukan hal-hal bodoh yang dapat membuatku terpaksa melepasmu pergi karna sesungguhnya hal bodoh itu tak sengaja kulakukan karena aku hanya sangat merindukanmu..

kau cintaku yang belum pernah ada, kau cintaku yang belum pernah kutemui, kau kulit terlembut yang belum pernah kubelai, maafkan aku yang sudah tanpa sengaja membuatmu pergi..

aku hanya ingin menyanyikan kidung ini untukmu, dengan air mata tertahan aku menyanyikan lagu ini untuk syahdu mengenang kehadiranmu, cukup kukenang maka cintaku padamu akan bertambah..

"MY ALL"
I am thinking of you
In my sleepless solitude tonight
If it’s wrong to love you
Then my heart just won’t let me be right
Cause I’ve drowned in you
And I won’t pull through
Without you by my side

I’d give my all to have
Just one more night with you
I’d risk my life to feel
Your body next to mine
Cause I can’t go on
Living in the memory of your song
I’d give my all for your love tonight

Baby can you feel me
Imagining I’m looking in your eyes
I can see you clearly
Vividly emblazoned in my mind
And yet you’re so far
Like a distant star
I’m wishing on tonight

I’d give my all to have
Just one more night with you
I’d risk my life to feel
Your body next to mine
Cause I can’t go on
Living in the memory of your song
I’d give my all for your love tonight

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>