Akhirnyaaaa.... (part 1)




Duh.. Alhamdulillah ya, sesuatu sekali saya bisa melewati hari ini tanpa dag dig dug lagi, maklum, hari ini adalah hari terakhir saya ikut pelatihan PBJ dan hari ini pula saya selesai mengikuti ujian sertifikasinya. Plong deh pokoknya, tinggal tunggu hasilnya, dan entah mengapa saya pengen lulus, bukan karena saya kebelet jadi panitia lelang, hanya saja saya tidak ingin MALU gara-gara gak bisa lulus sertifikasi di bidang yang digeluti tiap hari, hehehe.. suweerr, no more...

Seminggu ikut pelatihan sih kesannya biasa aja ya, maklum yang ikut udah pada tua-tua soalnya.  Lagian semua pada serius menyimak modul dan penjelasan pemateri jadinya kesempatan kenal-kenalan dalam rangka entah 'sok akrab' atau sekedar tambah teman sangat minim. Tempat duduk yang cenderung berkelompok dengan orang yang dikenalpun sepertinya menjadi alasan juga kenapa sampai saya (dan mungkin yang lainnya) tidak punya kesempatan untuk saling kenalan, kecuali hanya sekedar basa-basi saat coffee break atau makan siang.

Forget tentang kenalan, saya jadi pengen cerita hal yang membuat saya sebel saat pelatihan nih! Itu tuh, bapak-bapak perokok yang tak tahu adat itu, merokok sembarangan di tempat makan. Mereka kan harusnya sadar di situ masih banyak orang makan, dan mereka seenaknya saja kebal-kebul dengan muka tanpa dosa. Mereka kan orang berpendidikan semua toh ya? kok bisa berbuat seegois itu, menyamakan ruangan makan seperti terminal yang siapapun bebas merokok. Gak ada bedanya sama tukang becak menurut saya!

Sori nih, bukannya saya membedakan orang berilmu dan membawa almamater tukang becak, hanya saja saya sedikit menarik kesimpulan bahwa ilmu yang mereka peroleh itu tidak sedikitpun mengubah perilaku yang mementingkan diri sendiri seperti itu. Embah saya almarhum saja bisa membaca bahwa rokok itu buruk buat kesehatan, dan beliau pun mengerti bahwa asap rokok untuk yang menghirupnya lebih buruk akibatnya daripada buat yang ngerokok! Masa mereka yang tergolong belum setua embah saya itu gak ngerti?! Apa itu namanya kalau gak egois. Enaknya di dia, penyakitnya dibagi-bagi.

Saya sendiri sebenernya tidak melarang orang merokok asal tahu tempat, dan tau waktu. Gak asal bal-bul seenaknya sendiri dan mengganggu orang lain. Bukan saya benci orang yang merokok ya, saya hanya benci kelakuannya saja, lagipula buat saya sih gak semua perokok itu 'mbencekno', ada juga perokok sexy menurut saya, itupun kalau dia memenuhi kriteria perokok sexy ala saya lho, seperti tidak merokok di sembarang tempat dan sembarang waktu.

Saya sendiri sebenarnya suka juga ngeliat perokok yang kata saya sexy tadi, seperti mantan saya terdahulu, hehehe. (ampun papa, bukan maksudku mengingat-ingat masa lalu, ini hanya sekedar bahan observasi kok! yakin!). Dia memang suka merokok dan kemungkinan untuk berhenti itu masih jauh, tapi yang membuat saya kagum dan memasukkan dia ke kategori perokok sexy adalah karena dia selalu menghormati 'orang' di sekitar dia yang tidak merokok. Sebelum dia menyalakan rokoknya, dia bertanya pada orang di sekitarnya dulu apa ada yang merokok, kalau tidak ada, maka dia akan mengurungkan niatnya untuk merokok di tempat itu. Selain itu, dia juga tidak mau merokok di depan saya karena dia tidak mau saya menghirup asap rokoknya. Dia memang mungkin akan merokok dalam jangka waktu yang panjang, tapi dia bukan perokok SUPER AKTIF yang tiap habis satu batang langsung 'nyumet' lagi, dia tau waktu kapan dia merokok, dan kapan dia istirahat. Contoh waktu dia merokok tuh, kalau abis makan siang dan malem, dan kalau lagi stress aja, hehehe. Selebihnya dia berusaha menahan diri agar tidak keseringan merokok. Tapi gimanapun suami saya yang sekarang lebih the best kok! karena apa? karena dia berhenti merokok saat pacaran sama saya, cihuuuiii...

Ini sebenernya awalnya ngomongin apa toh ya, kok jadi curhatannya melebar begini, efek kesenengen karena plong habis ujian kayaknya hehehe. Intinya saya sekarang lagi seneng karena udah ujian, saya benci perokok kecuali perokok sexy, dan saya lagi dag dig dug part-2 nunggu pengumuman kelulusan sebulan lagi, tunggu aja sampai ada judul postingan AKHIRNYAAAA... (part 2) yang akan menjelaskan apakah saya lulus atau tidak.


Happy Weekend... ^_^

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>