si Meooww...

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh..

#Alhamdulillah ingat ngucapin salam, hehehe, glodak!#

Sebenarnya saya sudah pengen cerita ini lama sih, tentang 3 kucing yang tiba-tiba suka 'mangkal' di halaman belakang rumah sejak hmmm... kira-kira 7 bulan yang lalu. Sebut saja kucing itu si Babon, dan dua anaknya si Putih (jantan), dan si Belang (betina). Saya pribadi memang suka sama kucing, tapi ya gak gitu suka-suka amat untuk memeliharanya di DALAM rumah. Karena saya seorang muslim yang pastinya harus punya rumah yang tidak cuma harus bersih tapi juga harus suci, maka saya memang tidak berencana memiliki peliharaan jenis apapun yang #jelasnya# tidak menggunakan air saat selesai buang air, padahal air adalah syarat untuk menghilangkan najis.



Tapi begitu melihat si babon yang terlantar dengan dua anaknya yang masih bayi itu, saya merasa iba juga, apalagi si putih yang aktif dan lucu itu sudah membuat saya jatuh cinta untuk pertama kalinya, sejujurnya sih karena si putih itu emang cowok, eiitss bukan karena saya suka dengan makluk beda jenis lho ya, tapi menurut saya lebih mudah memelihara kucing jantan yang tidak 'manak' bolak-balik dan bisa menghemat bajet makanannya daripada memelihara kucing betina yang sukanya kelayapan tapi begitu hamil pulang dan membawa begitu banyak 'bayi-bayi' kucing.

si Babon dan si Putih, si Ebun keliatan dikit
Saya pikir, tidak salah lah saya pelihara mereka, hitung-hitung memelihara janda dan anak yatim hehehe. Akhirnya mereka saya ijinkan tinggal di beranda belakang rumah, dan hanya boleh masuk maksimal di area dapur, selebihnya NO WAY, dilanggar JEWER, bandel PUKUL. Untuk masalah kesucian ibadah juga saya memutuskan untuk mengganti baju suci dan memakai sandal saat akan pergi wudhu hingga sampai di sajadah, dengan begitu insyaAllah syarat suci sedikit terpenuhi.


Belang dan Ebun berjemur
Tidak terasa si Belang dan si Putih sudah beranjak jadi ABG, ditandai dengan kepergian Putih dari rumah untuk mengelana dan mengenal lawan jenis selain adiknya. Dan benar ketakutan saya yang PASTI akan terjadi, si Babon dihamili lagi oleh laki-laki tidak bertanggung jawab. Dan sampai dua bulan berlalu akhirnya Babon melahirkan dua makhluk mungil yang saya kasih nama Ebun (ekor buntung) dan Epan (ekor panjang), dan tebaklah, dua bayi itu betina semua. Tahu kan apa yang ada di benak saya saat itu? itu berarti kesempatan untuk mengembangbiakkan species satu ini bakalan makin terbuka lebar, OMG.