MAICIH.... Fenomenaaallll... (part 2)

Seperti janji saya beberapa waktu lalu untuk melanjutkan postingan tentang maicih dan harga yang ikut-ikutan fenomenal dan membuat saya selalu geleng-geleng jika mengingatnya, ditambah dengan mencari kesana kemari sambil bernyanyi lagu ayu ting-ting (dimanaaa dimanaaaa dimaaannaaa,,,) hanya untuk menemukan informasi yang simpang siur tentang logo maicih yang asli, maka INILAH SAATNYAAAA.. info ke-fenomenal-an maicih terkuak.


Pertama saya akan menginformasikan logo maicih yang ada hadap samping sederhana, hadap samping penuh dengan siluet, dan hadap depan dengan kelengkapan paperbag nya. Mana yang asli? ternyata semuanya asli lho, hanya memang logo itu dibuat berkala untuk menandai perkembangan maicih yang dari hari ke hari mengalami lunjakan -fenomenal- juga. Penjelasan tentang perubahan logo itu juga diawali dari kakak-beradik yaitu Reza Nurhilman yang akrab disapa AXL29 dan Dimas Ginanjar Merdeka alias Bob Merdeka pencetus maicih yang katanya 'berpisah' baik-baik karena perbedaan visi dan misi, sehingga menciptakan perbaruan logo untuk dijalankan masing-masing keduanya.

Yang menarik, cara mendistribusikan keripik maicih dengan logo lama (emak-emak hadap samping) adalah memang dengan cara 'bergentayangan' alias berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, makanya ya wajar kalau mereka hanya mangkal beberapa hari saja di tempat tertentu dan untuk efisiensi mereka banyak menggunakan mobil untuk kemudahan berpindah lapak, info berpindah-pindahnya juga hanya dapat diakses di twitter @infomaicih. Sedangkan untuk maicih logo paling baru (hadap depan) sudah ditetapkan bahwa cara distribusinya tidak lagi berpindah-pindah seperti logo sebelumnya, tetapi telah menetap di suatu tempat tertentu, dan info daftar penjual keripik ini dapat diakses di web resminya. Persamaan dari keduanya adalah cara reqruitmen agen penjual baik untuk distributor atau reseller yang tidak lazim mengingat bahwa yang mereka jual sebenarnya adalah keripik 'warungan', meskipun dari masing-masing logo penyebutan untuk distributor berbeda (maicih logo lama, distributor : jenderal; sedangkan logo baru, distributor : anak si emak) tetapi cara reqruitment distributor seperti kebanyakan frenchise yang sedang menjamur di Indonesia, yaitu layaknya melamar pekerjaan yang membutuhkan CV, alamat lengkap dan kebutuhan lain untuk portofolio. Selain itu juga bagi yang telah mendaftar sebagai agen, akan diadakan pelatihan dari perusahaan. Sehingga memang tidak sembarangan penjual maicih yang bisa beredar di jalan-jalan itu, apalagi yang memanfaatkan kepopuleran maicih dengan menaikkan harga menjadi selangit (seperti yang saya alami, huaaaa...)

Sekedar informasi saja, di Bandung harga maicih dengan logo hadap samping dibandrol dengan harga Rp. 11.000,- /per bks dan jika pindah ke jakarta sih harganya jadi Rp. 19.000,-/per bks, tapi dengan logo baru, daftar harga menjadi bervariasi sesuai dengan lokasi dan bisa juga dilihat di web resminya.


Tapi dari kabar terbaru yang saya tahu, untuk sekarang produksi maicih dengan logo emak-emak hadap ke samping sudah akan dihabiskan semua produksinya dan untuk selanjutnya akan menggunakan produksi dari logo emak-emak hadap depan. Yah semoga saja, karena sangat disayangkan bahwa keripik fenomenal yang sukses menggoyang lidah indonesia ini harus terbagi menjadi dua manajemen yang meskipun berpisah 'baik-baik' tapi kok ya serasa ada perbedaan yang signifikan dari segi rasa pada produksinya. Dari informasi salah seorang temen blogger yang juga pernah merasakan keripik dengan logo dua-duanya, maka saya bisa menyimpulkan bahwa mungkin rasa kripik maicih hadap samping lebih menendang pedesnya daripada yang logo baru.


PERBEDAAN
HADAP DEPAN
HADAP SAMPING
Logo
Menghadap ke depan
Menghadap ke samping
Warna
Keputih-putihan
Kemerah-merahan
Ketebalan
Tipis
Relatif lebih tebal
Rempah-rempah
Terasa lebih banyak dan hangat
Relatif sedikit
Rasa
Setelah di tes di level yang sama rasanya kurang pedas dan jenis singkongnya agak manis
Setelah di tes di level yg sama rasanya relatif lebih pedas dan bumbu penyedap semacam vetsin terasa lebih banyak
Kemasan
Plastik yang dibungkus rapi dengan paper bag
Plastik
twitter
@maicih
@infomaicih
website
Varian
Keripik (Lev.3/5/10), Seblak, Gurilem, Basreng, Makaroni (Lidi/Lampion/Hileud)
Keripik (Lev.3/5/10), Seblak, Gurilem
Sertifikat
Halal MUI, LP POM, Izin Dinkes
-
Komposisi
Tercantum di belakang kemasan
-
Program Sosial
1 Coin 1 Leaf
-
Produsen
CV. Maicih (dikelola oleh Dimas Ginanjar "Bob" Merdeka)
PT. Maicih Inti Sinergi (dikelola oleh Reza "Axl" Nurhilman)
Agen
Anak/cucu Emak
Jenderal

Sekian lanjutan post tentang maicih nya ya, saya pribadi tidak akan mengulangi membeli maicih karena memang perut saya langsung eror selama 2 hari karena tidak bisa menerima pedas dan vetsin berlebihan, hehehe. Kalo ada yang masih penasaran ya monggo di hunting agen keripiknya di website resmi milik maicih. Have a nice day..


3 komentar:

  1. wah,,bener2 kripik setan fenomenal nih,,puedesnya maknyus bin mantab bin edan..hahaha

    bikin ketagihan pokoknya..
    great keripik ever..hihihi (^0^)

    BalasHapus
  2. mantab jaya..pedese puol...

    BalasHapus
  3. dan bikin sakit perut tentunya.. hehehe..

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>