VITAMIN C PENYELAMAT SEMBELIT DAN SARIAWAN


Gimana ya rasanya kalo sehari kita gak bisa menelorkan 'kotoran' dalam perut kita? atau bahkan dua hari, tiga hari, seminggu?? wah saya jadi gak bisa membayangkan bagaimana jadinya perut kita menyimpan sampah berhari-hari, akibatnya selain perut jadi sebah, makan apapun rasanya perut terganjal 'sesuatu' kalo kata Syahrini mah. Selain itu juga, sembelit yang notabene menyimpan kotoran dapat mengakibatkan kanker pada usus dan ambeyen lho, kalo gak percaya searching aja di milis-milis kesehatan, hehehe.

Ada satu lagi teman sembelit yang juga sering saya alami, temannya si sembelit ini malah lebih menyebalkan lagi, yaitu Sariawan. Duh! kalo temen-temen lain jarang sekali sariawan, saya malah kadang bisa terjadi sebulan sekali kalau kebersihan mulut saya kurang terjaga, dan biasanya kalau teman-teman lain sariawan di bibir, saya lebih istimewa nih, kalo gak di lidah ya di gusi. Plis jangan bayangin gimana rasanya. Rasa sakitnya ngalah-ngalahin sakit hati nya Alm. Maggy Z. pokoknya. Bangun pagi rasa sakit langsung merajalela, belum lagi buat makan apapun rasanya seisi mulut pada nyeri semua, apalagi kalo dalam keadaan kering lalu tersiram air minum, busyeeeettt.... rasanya bikin meringis sambil nangis. Jadi kalau emang diantara temen-temen ada yang berniat menguruskan badan sedangkan mulut tidak bisa berhenti mengunyah, maka sariawanlah jawaban yang tepat hehehe (jangan dicoba mensariawankan diri lho ya, anggap saya tidak pernah memberi saran apa-apa barusan! serius)


Yang akan saya bahas kali ini bukan masalah sembelit atau sariawannya, tapi masalah vitamin C dari bahan-bahan alami tanpa olahan. Loh kok?! Iya vitamin C alami, saya tidak sedang ngelindur kok. Mungkin sebagian besar teman-teman sudah tahu bahwa sariawan memang obatnya vitamin C, seperti yang terkandung dalam buah jeruk, mangga, nanas, strawberry apel, alias buah-buahan yang mengandung rasa kecut-kecut masam. Tapi pasti masih banyak juga yang baru denger bahwa temen si sariawan alias sembelit ini juga bisa diobati dengan memperbanyak konsumsi vitamin C selain makanan tinggi serat tentunya, dan vitamin C yang akan saya coba share adalah vitamin C yang rasanya tidak terlalu asem, bahkan mungkin pahit. Saya akan mencoba mencontohkan konsumsi vitamin C a la windira yang mungkin bisa juga dicoba temen-temen lain. Saya sih tidak menjamin seratus persen akan selalu berhasil, karena metabolisme tubuh masing-masing orang kan berbeda, setidaknya saya pernah mencobanya dan it works ^_^ jadi bisa di share ke temen-temen semua.

Sebelumnya saya tekankan bahwa kebutuhan vitamin C dalam tubuh manusia rata-rata adalah 4000mg s/d 10.000mg per hari, dengan jarak konsumsi separuh kandungan pada pagi hari, dan separuhnya lagi malam hari, sehingga kita bisa menghitung sendiri kira-kira berapa yang bisa kita butuhkan untuk mengkonsumsi vitamin C setiap harinya. Saran saya juga sih, sebaiknya jangan mengkonsumsi vitamin C yang ribuan miligram dan berasa kecut yang terlalu, karena jika diantara kalian penderita maag, maka bukan malah membuat penyakit sembelit atau sariawan sembuh, tapi asam lambung malah meningkat jadinya.

1. Pare
Usust punya usut, ternyata sayuran yang rasanya naudzubillah pahitnya ini mengandung vitamin C juga lho, kandungannya dalam 100 gram pare sekitar 120 ml, selain itu seratnya juga lumayan tinggi untuk mencegah sembelit. 
Makan pare a la windira : pare dikupas kulitnya lalu dibelah, masing-masing belahan kemudian dipotong tipis-tipis. Setelah selesai kemudian dicuci bersih dan bisa langsung dimasak, biasanya dioseng. Tapi kalau tidak kuat dengan rasa pahitnya, setelah dicuci bersih, pare bisa diremasi garam sampai tiga kali, lalu dicuci bersih baru dimasak. cuma ya pastinya kandungan vitamin C nya akan berkurang, tapi untungnya kandungan lain seperti serat, betakaroten, kalsium, zat besi masih bisa kita dapatkan.

2. Jambu Monyet
Belum banyak yang tahu juga kalo kandungan vitamin C pada buah 'durhaka' ini juga sangat tinggi, pada tiap 100g jambu monyet terkandung 197 mg vitamin C. Cuma rasanya yang sedikit sepet dan susah dicari membuatnya jadi buah vitamin C yang sedikit terlupakan.
Makan jambu monyet a la windira : kalo udah nemu tuh jambu, bisa langsng dimakan setelah dicuci tentunya, bisa juga di jus atau dibuat manisan, karena daging buah jambu monyet ini cukup crunchy untuk dibuat manisan.

3. Duwet, alias Juwet, alias Jamblang, alias Anggur Jawa.
Makanan rakyat jelata ini ternyata etiap 100g buahnya mengandung 130mg vitamin C. Seingat saya dulu waktu SD suka dijual sambil ditemenin garam, dan kalau dimakan bisa mendatangkan rasa sepet ke asem-aseman kadang juga lumayan manis, kalau ditambah garam bisa dibayangkan makannya dijamin sambil meringis-ringis tidak jelas karena rasa yang melebihi rasa permen nano-nano yang 'manis asam asin, enak rasanya'. Buah Juwet ini bisa ditemui dalam berbagai versi, ada yang Juwet warna putih, warna kehitaman, atau warna ungu. Untuk yang warna ungu dan warna kehitaman, bisa membuat mulut dan seisinya jadi ikut berwarna ungu atau kehitaman jika terlalu banyak mengkonsumsinya.
Untuk cara konsumsinya a la Windira : bisa dicoba dimakan langsung atau dikasih garam deh.

4. Jambu Biji Putih atau Jambu Biji merah
Jambu biji lebih dikenal sebagai obat untuk menyembuhkan demam berdarah, tapi ternyata di setiap 100 g jambu biji mengandung vitamin C 116mg. Kandungan serat yang lumayan tinggi juga bisa menjadi pendorong untuk bekerja sama melawan sembelit dan temannya, si sariawan.
Makan jambu biji a la windira : langsung di jus aja deh, biar mantep.

5. Cabe merah alias Lombok 
Cabe yang saya maksud di sini adalah cabe yang masih alami tanpa pengolahan apapun seperti di jadikan saos atau dijadikan sambel bajak, sambel rampok dan lainnya. Ternyata eh ternyata, berat cabe per bijinya ditaksir sebesar 5-10g, kalau kandungan vitamin C per biji adalah 18mg, itu berarti per 100g nya sekitar 90 s/d 180 mg, hmmm.. lumayan banyak ya. Konsumsi cabe juga ternyata bisa membantu membakar lemak lho, selain itu kandungan vitamin C yang tinggi ini juga sangat membantu mencegah sembelit atau sariawan.
Makan cabe merah a la windira : kalo untuk mengobati sembelit, bikin aja sambel tomat, tentunya tanpa terasi dan garam ya biar gabungan vitamin C dari tomat dan cabe tidak diganggu oleh datangnya bahan baru yang bisa mengurangi kandungannya. Dijamin deh setelah makan pasti mules-mules perutnya, hehehehe. Untuk sariawan, saya biasanya menggigit ujung lomboknya lalu mengoles-oleskannya di tempat sariawan, jangan dibayangkan sakitnya, tapi rasakan manfaatnya setelah itu, dijamin sariawan bakal ngacir setelah sehari dua hari kita rajin mengolesi sariawan dengan lombok (per hari biasanya 2x saya olesi).

6. Pepaya
Buah yang sebenarnya tidak terlalu saya sukai ini ternyata mengandung vitamin C yang lumayan cukup lah untuk tubuh kita yaitu per 100gr buahnya mengandung 62-78mg vitamin C, kandungan serat yang tinggi juga sangat membantu untuk kerja lambung dalam mengolah sisa makanan yang harus dibuang, sehingga cocok bagi penderita sembelit. Kejutan lainnya adalah, daun pepaya yang juga pahitnya naudzubillah kedua itu juga mengandung vitamin C yang lebih tinggi dari buahnya, yaitu sekitar 140mg/100gr nya.
Makan pepaya a la windira : cukup dikupas, dipotong trus dimakan. Jangan coba-coba di jus deh, dijamin malah tenggorokan gak bakal mampu menerima nanti.

7. Pisang
Kandungan vitamin C pada pisang memang tidak terlalu tinggi dibanding teman-temannya di atas, per 100g nya hanya sekitar 20-25mg, tapi yang menjadi primadona adalah kandungan serat yang tinggi yang bisa membantu melunakkan feses seperti pada pepaya.
Makan pepaya a la windira : cukup dikupas trus dimakan. Seperti pepaya, kalau tidak ingin tenggorokan kamu frustasi, jangan coba-coba di jus deh.

Kira-kira di atas adalah contoh buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C alami cukup tinggi untuk membantu mencukupi kebutuhan vitamin C kita setiap harinya. Ada saran lain menyangkut tentang konsumsi vitamin C berbentuk serbuk yang bisa kita dapatkan di apotek-apotek terdekat, namanya bubuk asam askorbik. Kita bisa membelinya sebanyak 500gr. Cara mengkonsumsinya adalah dengan mencampurkan satu sendok teh bubuk tersebut ke dalam minuman jus yang kita buat, karena per sendok teh nya sudah mengandung 5000mg vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk setengah hari.

Mengkonsumsi vitamin C yang instan juga sah-sah aja kok, asal sesuai sama kantong dan kemampuan lambung dalam menerima asupan rasa dari vitamin C yang beredar di pasaran. Dan satu lagi, inga' inga' ting.. kalau sariawan dan sembelit masih berlanjut, segera hubungi dokter terdekat ya..






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>