BESI BERKARAT PENYEBAB BESI PATAH...

Judulnya bener-bener teknik sipil banget ya? hehehe. Ini gara-gara semalam memimpikan seseorang yang sama lagi (lagi = itu berarti pernah beberapa kali sebelumnya), akibatnya kebangun bangun terus tiap jam semalam ini, trus paginya update status di BB dan dilanjut nulis blog.

Gara-gara status yang saya update itu, mengundang salah satu teman untuk berkomentar di chat saya. sebut saja dia Toni. dia tiba-tiba becerita bahwa menurut pengalamannya bahwa usia pernikahan 5 bulan atau lima tahun, atau yang berhubungan dengan 'lima-lima' gitu pasti ada saja kutub berlawanan yang menggoda, entah dari segi si laki-laki yang tergoda dengan wanita lain, atau dari segi si wanita yang mengagumi sosok laki-laki lain. Hal ini cukup membuat saya mengangkat alis mengingat bahwa teman saya belum pernah menikah, trus dia dapat pengalaman dari mana?? dan jawabannya adalah : oalaahhh pengalamanmu dari cerita-cerita orang sekitarmu yang curhat sama kamu toh, Ton? hehehe.


Okay, untuk menanggapi pertanyaan teman di atas yang pertama-tama adalah : pernikahan saya mau jalan dua tahun, dan seingat saya lima bulan yang lalu bahkan sampai sekarang saya pasti selalu melirik seseorang laki-laki yang saya kagumi, maklum saya kan emang dari dulu pecicilan, hehehe. wajar sih menurut saya, wong saya wanita normal. Tapi itu tidak sampai mengakibatkan apa-apa tuh dalam pernikahan saya. Setidaknya saya hanya sekedar mengagumi sajalah, tidak sampai jauh berharap yang tida-tidak.

Untuk meanggapi kenapa terjadi hal lirik-lirikan atau mengagumi sosok lain selain suami saya tapi tidak mengakibatkan apa-apa terhadap hubungan saya dengan suami, maka inilah rahasianya.... teng tereeeenngggg.....

Menurut saya, pernikahan itu, atau lebih luasnya sebuah hubungan itu layaknya seperti besi. Besi yang suatu saat bisa karatan kalau awalnya tidak diblasting dengan blasting kualitas wahid. Hmm... analoginya memang sedikit teknik sipil lagi ya, cuma ya memang itu yang bisa saya analogikan untuk menjelaskan tentang sesuatu yang bisa mengikat hubungan agar awet.

Kita sebut saja cinta itu adalah sebuah besi, besi setebal atau setipis apapun, pasti suatu saat bisa karatan, besi yang diblasting/dicat saja tetap masih bisa karatan, apalagi yang tidak dilapisi apa-apa, sudah pasti umurnya bakal gak berlangsung lama dan berkarat sampai akhirnya patah, remek, hancur dan lain-lain.

Lalu anggap saja pernikahan itu bisa awet kalau di awal sudah diberi blasting atau dicat untuk menghindari karat yang datang lebih awal. Di awal seharusnya semua orang sudah harus paham medan apa saja yang akan dihadapi dalam sebuah pernikahan, maklum lah.. hidup bersama orang lain tidak semudah menjalani hidup saat kita sendiri, kalau ibaratnya saat bujang kita gak mikir bisa makan apa besok, maka setelah kita 'berdua' atau bahkan mungkin 'bertiga' kita HARUS berpikir bagaimana caranya agar KAMI bisa makan besok hari.

blasting dan cat yang dijual di pasaran beraneka jenis, merek, dan harga. Tergantung dari fungsi besi itu akan digunakan untuk apa, begitu juga analogi tentang pernikahan ini. Pernikahan itu akan digunakan untuk apa dulu baru kita cari blasting atau cat yang tepat untuk melapisinya. Lalu, analogi untuk blasting dan cat itu apa? Itu adalah KOMITMEN dan NIAT.

Menurut penelitian saya (yang kadang suka ngawur), cinta itu tidak ada yang everlasting. Cinta itu bisa luntur, berkurang seiring dengan waktu. Karena apa? karena cinta yang tadinya membuat kita bergetar, deg-degan, berimajinasi, tersenyum-senyum tidak akan terjadi lagi saat kita sudah terbiasa melakukan 'ritme' percintaan kita seperti biasa. Di saat kebosanan itu muncul, maka hal-hal yang memicu cinta itu karatan akan datang slih berganti seolah tidak akan puas sampai cinta itu benar-benar hancur beremek-remek. Tapi sayangnya obatnya hanya dua, dan itu sebenarnya tidak sulit.

untuk blasting besi di awal adalah KOMITMEN : komitmen itu bisa menghalangi apapun yang datang nantinya, dan itu artinya sebuah komitmen harus dibangun di awal kita memutuskan untuk berhubungan dengan seseorang. Mau di bawa kemana hubungan itu, mau seperti apa penyelesaian jika ada masalah, apa tujuan kita berhubungan itu, dan komitmen lah jawabannya. Yah. Cinta itu memang didasari dari komitmen, jika cinta sudah luntur, maka yang harus diingat dan dipegang teguh adalah komitmen awal.

untuk cat besi yang bisa digunakan untuk merenovasi besi yang hampir karatan adalah NIAT : Menurut agama saya, Innama'al a'malu bin niiyaat.. segala sesuatu itu didasari dari niat. Jika mata tidak bisa dikendalikan untuk tidak 'melirik' rumput tetangga yang lebih hijau, maka NIAT untuk tidak melangkahkan kaki lah yang akan memotong jalan menuju tetangga itu.

Saya bukan orang sempurna yang memberikan tulisan ini tanpa saya mempraktekkannya dulu, saya dulu pernah merusak komitmen dan niat saya sendiri karena ingin menuruti 'kata hati' yang beda tipis dengan nafsu. Tapi setelah saya sadar siapa orang yang selalu setia menunggu di belakang saya, maka saya membuang komitmen dan niat saya yang lama lalu membuat lagi yang baru tetapi dengan orang yang sama, orang yang selalu mendukung dan mencintai saya itu, tentu saja untuk saat ini sebelum cinta itu beranjak berkarat, hehehe.

So, untuk para pasangan yang biasanya gampang menyerah dengan alasan sudah tidak sejalan lagi, sudah tidak cocok lagi, maka coba deh belajar melihat orang-orang di sekitar yang mungkin kecewa dengan keputusan egois yang tentu saja bisa menyakiti orang-orang yang kita sayangi. Memang kadang kalau menuruti rasa egois, kita bisa saja melupakan apapun untuk mendapatkan apa yang saat itu kita inginkan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>