BLOG BARU LAGI NIH..

Setelah di desak oleh beberapa oknum yang cukup bertanggung jawab, akhirnya saya membuka blog juga setelah berkali-kali membuat blog tapi berhenti di tengah jalan karena alasan klasik. Malas ngisi.. jiaaahhhh hehehehe..

Tapi insya Allah kali ini niat untuk aktif menulis di blog mulai terbangun lagi, akibat kesadaran diri yang mulai tua menjadi mulai meningkat, apalagi kalau bukan pingin mengasah kemampuan menulis yang menurut saya masih acak adut. Rencana jangka panjang yang pingin saya realisasikan adalah bekerja di rumah dengan menulis tentunya, dengan begitu saya tetap bisa jadi istri dan ibu rumah tangga yang baik yang selalu di rumah mengurus pekerjaan rumah dan membantu mendidik anak-anak agar tidak kekurangan kasih sayang dari sang mami, tapi juga bisa berpenghasilan lewat hobi yang bisa saya tekuni.. hehehe


Sebenernya dari kecil (gak ingat mulai kapan) saya tipe orang yang menggemari membaca dan menulis, setahu saya sejak saya mengenal huruf saya memang paling hobi melahap majalah BOBO yang saya pinjam dari tetangga, maklum lah orang tua saya memang waktu itu dalam keadaan tidak mampu untuk berlangganan majalah-majalah seperti itu. Mata saya langsung tertuju pada setiap cerpen dan puisi yang setiap saya baca selalu saya bayangkan di dalam memori saya. Bahkan saat semua anak-anak jaman SD benci ujian pelajaran bahasa indonesia karena isi dari ujian itu pasti ada menulis essay atau sebuah cerita, eh saya malah paling seneng dan selalu tertawa puas apalagi saat mendapatkan nilai paling tinggi, hehehe. Dengan bekal nilai yang selalu 'di atas' maka waktu itu saya beranikan mengirimkan salah satu tulisan saya ke majalah bobo. Karena pas itu memang tidak berlangganan maka saya sangat terbengong-bengong ketika ada pak pos datang mengirimkan merchandise katanya dari majalah bobo. Saya sampai sempat tidak tidur semalaman saking senengnya tulisan saya dimuat.

Sampai akhirnya kebiasaan menulis itu berlanjut ke majalah yang lebih sesuai lagi dengan umur yang mulai beranjak remaja, dari 'bobo' beralih ke 'gadis' yang memang lagi-lagi saya pun meminjamnya dari tetangga, dan tetap saja yang saya baca adalah cerpen atau cerbung. Dari situ saya mulai aktif menulis untuk ARSIP SENDIRI tanpa berani mengirimkannya ke majalah atau bahkan untuk sekedar coba-coba. mungkin tidak terlalu pe-de karena saya merasa karya saya takut dinilai tidak original. Dan baru-baru ini saya baru menyadari bahwa tidak ada karya yang benar-benar original karena semua karya pasti terinspirasi bahkan mengambil dari hal-hal yang ada di sekitar kita.

Sudah bertumpuk cerpen yang saya buat sejak SMP, saya pun memulai belajar membuat puisi akibat terlalu puitis dalam menjalani cinta monyet saya semasa SMA, bahkan berkali-kali saya mencoba membuat novel yang 'ecek-ecek' dan lagi-lagi tanpa berani memperkenalkannya pada orang lain kecuali teman dekat yang kadang saya PAKSA untuk membaca tulisan saya, suka atau tidak suka hehehe... Lalu baru-baru ini saya memang sedang termotivasi untuk menyelesaikan garapan 'indie' sebuah novel yang sering mangkrak itu, tapi untuk kali ini saya berusaha dengan keras agar ending novel ini jadi. dan setelah jadi.. Subhanallah puas nya saya sampe gak ketulungan.. Padahal belum dikirim ke penerbit tuh, hehehe..

Karena masih belum pe-de juga untuk mengirim ke penerbit, akhirnya saya lagi-lagi memaksa temen-temen untuk membacanya dan memaksa juga untuk memberi masukan, salah satu masukannya ya ini. Latihlah tulisanmu dalam sebuah blog. hmm.... boleh juga, pikir saya.
Dari pengalaman saya menulis, saya bisa menyimpulkan beberapa hal sebenernya untuk kemajuan saya sendiri :

1. Belajar menulis memang harus lebih dulu mengembangkan imajinasi dan itu awalnya saya peroleh dari mengingat karya orang lain lalu saya tulis kembali untuk melatih daya ingat saya akan suatu alur cerita.

2. Tidak takut untuk mengeksplore apapun yang ada di benak kita dalam sebuah tulisan.

3. Membaca sebanyak-banyak nya karya orang lain untuk sekedar memotivasi diri sendiri, membangunkan mood, melatih daya imajinasi, dan mempelajari gaya bahasa dari tiap-tiap penulis yang berbeda.

4. Melatih diri untuk menerapkan motto : jangan lihat siapa yang berbicara, tapi dengarkanlah apa yang dibicarakannya.. tapi untuk menyaring semua 'pembicaraan' orang agar tidak semuanya pembicaraan orang yang cenderung mengandung celaan itu membuat kita down, maka kita perlu motto lain lagi : Dengarkanlah orang yang kompeten untuk berbicara..

5. Orang bilang, tidak ada gunanya jika kita belajar tanpa mau mempraktekkan, maka saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya akan rajin menulis dan mempraktekkan teori yang bisa saya pelajari dari karya orang lain.

6. Menulis atau membaca harus sedang pada mood yang tepat, kalau memang sedang tidak mood jangan sampai sebuah karya tulis hiburan dikerjakan dengan kondisi mood yang kacau balau. Kalau saya pribadi sih, kalau sedang tidak mood menulis maka saya tidak akan memaksakan diri.

By The Way.. siapa tahu setelah saya banyak belajar dan praktikum menulis secara indie, maka saya bisa membuat suatu karya yang benar-benar dibaca dan dinikmati banyak orang, dan siapa tahu juga honor dari hobi saya ini bisa benar-benar membuat saya resign dari kantor dan beralih ke dunia tulis menulis yang selalu saya idamkan..


thank's to Riska Asriana yang udah minjemin majalah-majalah jadul kamu itu
thank's to Sisilia Martha Dona yang udah kasih saran untuk membuat blog lagi demi kemajuanku sendiri juga..
thank's to Intan Dewi yang kadang ngasih aku inspirasi dengan story yang kadang hampir mirip
thank's juga buat temen-temen yang selalu rela dipaksa membaca novel atau cerpen yang jauh dari sempurna..

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>