BBB = Bau Badan Busuk

Hmm.. mungkin sedikit kejam ya judul di atas, cuma memang kadang keseharian kita dijangkiti juga dengan masalah ini, baik yang BBB dari diri sendiri (yang biasanya tidak kita sadari) atau BBB dari orang lain.


Saya pribadi punya pengalaman sejenis dengan tipe yang ke dua, yaitu BBB yang berasal dari orang lain. Parahnya lagi orang tersebut setiap hari kita temui, satu kantor, satu ruangan, beuh.. kerasa rasanya kalau disuruh berlama-lama mencium aroma yang kurang sedap, apalagi jelasnya orang itu tidak sadar bahwa BBB yang dia miliki sangat mengganggu ekosistem sekitarnya.

Bingung juga sih kalau menghadapi situasi seperti ini. Bahkan teman sekantor yang hobi ngomong ceplas-ceplos pun tidak tega kalau harus bilang langsung kepada orang itu bahwa dia memiliki kecenderungan untuk BBB dan bisa sangat mengganggu orang lain. Mungkin saya bisa sedikit berbagi info tentang penyebab BBB ini dan bagaimana mencari solusinya secara modern, tradisional maupun secara coba-coba seperti saya.

Menurut beberapa sumber yang saya dapat, ada beberapa pola makan yang bisa mempengaruhi BBB ini, cara kerjanya adalah dengan mengaktifkan zat atau enzim untuk mengeluarkan gas sulfur atau bahkan makanan yang kita makan tidak bisa menghancurkan zat-zat dalam tubuh yang bisa menimbulkan bau.
  1. DAGING MERAH Butuh waktu lama untuk mencerna daging merah. Ketika makanan tidak tercerna, racun dan gas berbau busuk dilepaskan yang merupakan penyebab bau keringat. 
  2. ALKOHOL DAN KAFEIN Meskipun mengkonsumsi alkohol dan kafein (kopi, teh, cokelat, soda, dll) telah menjadi kebiasaan, dengan membatasi minuman tersebut, badan anda akan terasa lebih segar dan tidak menimbulkan bau.
  3. GORENGAN Lemak dan minyak yang ada dalam makanan yang digoreng dan berlemak menjadi tengik dengan berjalannya waktu, dan bisa mengarah pada pencernaan yang buruk. Hal ini juga menyebabkan bau badan yang buruk.
  4. TEMBAKAU Asap rokok yang bercampur dengan unsur-unsur lain dan keluar melalui kelenjar keringat akan menimbulkan bau tak sedap yang khas. Bahkan setelah berhenti merokok, bau ini akan tetap tinggal di badan Anda dalam waktu berminggu-minggu.
  5. TRIMETILAMINA Beberapa orang memiliki kelainan genetik yang dikenal sebagai trimethylaminuria. Dalam kondisi ini, tubuh tidak mampu untuk memecah asam amino, trimetilamin, yang lagi-lagi menghasilkan bau badan amis. Ada banyak makanan yang mengandung asam amino, seperti seafood, minyak ikan, telur, hati, susu sapi, kacang-kacangan, produk kedelai, brokoli.
  6. REMPAH-REMPAH Rempah-rempah dengan aroma kuat ketika dicerna umumnya akan menghasilkan gas sulfur yang diserap oleh darah dan dieliminasi melalui paru-paru dan pori-pori kulit. Hal ini menyebabkan bau mulut dan bau badan. Contoh makanan tersebut adalah bawang putih, bawang merah, dan kari.
  7. MAKANAN OLAHAN ATAU JUNKFOOD Konsumsi makanan olahan yang terlalu banyak garam/gula, tepung, minyak terhidrogenasi, dan sebagainya, cenderung akan membusuk di perut, sehingga memproduksi bau napas yang tidak diinginkan dan bau badan.
  8. KARBOHIDRAT RENDAH Pemotongan pada karbohidrat menyebabkan asupan makanan kaya protein berlebih. Ini dapat membantu membakar timbunan lemak dalam tubuh. Namun, proses ini melepaskan keton ke dalam aliran darah Anda yang membuat Anda mencium bau keringat yang buruk.
  9. PRODUK DARI SUSU Produk susu juga kaya protein, yang ketika dipecah dalam perut Anda, menimbulkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan pemicu bau busuk.
  10. KOLIN Makanan yang kaya kolin memberikan bisa membuat keringat Anda seperti bau ikan. Beberapa orang, yang tidak bisa mencerna makanan ini mudah, “berbau amis.” Contoh makanan tersebut adalah telur, hati, ikan, dan kacang-kacangan.
Nah, karena sudah pada tahu makanan apa yang menyebabkan BBB dalam tubuh, dan kecenderungan juga bahwa kita kadang tidak sadar bahwa kita sendiri memiliki BBB, ini ada beberapa tips cara untuk membantu menghilangkan BBB dengan cara tradisional :
  • Daun Sirih
Caranya : Rebus 4 - 6 lembar daun sirih dengan 2 gelas air hingga mendidih, setelah dingin minum air rebusannya setiap pagi hari. Boleh juga di tambah gula untuk mengurangi rasa pahitnya.

  • Daun Jeruk Purut
Caranya : Iris kecil - kecil beberapa daun jeruk purut lalu di tambahin kecap atau bisa di campur dengan sambal sesuai selera dan dimakan bersama makanan kita. 

  • Kunyit
Caranya : Kupas 2 jari kunyit kemudian parut dan peras airnya. Selanjutnya tambahkan 2/3 gelas air panas yang sudah di campur dengan gula aren sebesar ibu jari dan aduk rata. Biarkan hingga mengendap saring dan minum menjelang tidur malam.


Karena kebanyakan orang modern sangat susah untuk mengkonsumsi jamu-jamuan seperti itu, maka saya posting juga tips alternatif ke dua, saya sebut ini dengan cara modern dan coba-coba :
  • Mandi minimal 2 kali sehari, ingat ya! jangan dibalik dua hari sekali, tapi dua KALI se HARI.
  • Untuk membantu mengurangi rasa bau setelah mandi, ada satu cara 'coba-coba' dari saya. Mulailah mandi bersih pakai sabun lalu bilas, selanjutnya dalam keadaan ketiak masih basah, ambil seujung jari odol yang biasa untuk sikat gigi, balurkan pada area ketiak. Lakukan hal yang sama pada ketiak satunya. Biarkan beberapa saat, bisa juga disambi sikat gigi atau cuci muka. Setelah itu bilas bersih dengan air lalu lanjutkan dengan menyabuni tubuh sampai bersih.
  • Setelah menyabuni tubuh hingga bersih, maka sebaiknya kita bersihkan lagi area2 lipatan yang biasanya tersembunyi daki. Daki bisa disebabkan oleh sisa keringat yang bercampur dengan debu yang kita dapat saat beraktifitas dan biasanya dapat menimbulkan bau tidak sedap.
  • Untuk yang punya masalah dengan BBB, sebaiknya menghindari sabun mandi batangan. Karena sabun mandi batangan biasa mengandung lebih banyak lemak sampai dengan 92% dan sisanya air. Kandungan sabun yang mengandung lemak itulah yang membuat kulit biasanya terasa kesat saat sabun dibilas, padahal justru lemak itu tertinggal di tubuh dan terkontaminasi dengan keringat nantinya. Dan lebih buruknya lagi, keringat yang mengandung asam bercampur dengan lemak sabun dapat menimbulkan bau yang lebih tidak sedap lagi.
  • Usahakan berganti baju minimal 2 kali sehari setelah mandi agar keringat sebelumnya yang menempel pada baju tidak menempel lagi ke tubuh setelah kita mandi.
  • Sehabis mandi keringkan ketiak lalu pakailah deodorant yang sesuai dengan kondisi kulitmu untuk membantu mengurangi BBB pada tubuhmu.
  • Kalau ada alergi dengan deodorant, bisa pakai bedak MBK (I do) . Jangan takut burket! Karena itu cuma akal-akalan produsen deodorant aja biar produk mereka laku. Yang namanya bedak, kalau kena air mah ilang, gak akan jadi bubur. Kecuali kalo di ketiak pake terigu itu mungkin jadi bubur ya.
  • Yang terakhir, minumlah air putih sebanyak-banyaknya karena terbukti air putih dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membuat tubuh sehat. Yang punya penyakit bawaan BB TRIMETILAMINA, air putih bisa jadi solusi loh.

3 komentar:

  1. untung ga punya bb..hehehe

    BalasHapus
  2. kok tau? BB kan yg merasakan orang lain, kalo masing2 orang bisa merasakan BB nya sendiri, maka pasti semua orang jadi wangi dan gak bau..

    sayangnya gak semua orang sadar dia ada BB atau gak, makanya untuk antipasi, pake deodorant atau bedak-bedak penghilang bau keringat. hehehehe...(iklan)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
; //]]>